Alam Penting Bagi Masa Depan Papua

27 Nopember 2014 04:11:54

DEIYAI - Pemerintah Provinsi Papua menyadari pentingnya alam bagi masa depan daerah karena merupakan sumber utama penghidupan masyarakat serta menyediakan kebutuhan hidup dan perlindungan dari berbagai bentuk bencana bagi puluhan ribu generasi masyarakat Papua. Alam juga menjadi dasar dari segala upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat Papua sehingga perlu dipelihara sedemikian rupa agar dapat dinikmati oleh seluruh rakyat secara adil, merata dan selama-lamanya. Gubernur Provinsi Papua, Lukas Enembe mengatakan hal tersebut dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kepala Bappeda Papua, Drs. Muh. Mu&rsquosaad pada Workshop Pembangunan Berkelanjutan di Provinsi Papua, Selasa (25/11) di Hotel Horizon Jayapura.

Dikatakan, dari data beberapa tahun terakhir, eksploitasi terhadap sumber daya hutan di Papua semakin tinggi, dengan indeks laju pertumbuhan diatas 100%. Namun demikian, ternyata pengorbanan sumber daya hutan yang sangat luar biasa tersebut tidak berdampak signifikan terhadap peningkatan indikator kesejahteraan atau kualitas hidup masyarakat maupun penurunan jumlah penduduk miskin. Kondisi ini tentunya menyadarkan kita bahwa pengorbanan sumber daya yang luar biasa tidak berdampak signifikan terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat. Padahal bila merujuk pada salah satu semangat Otsus, tujuannya adalah meningkatkan taraf hidup masyarakat di Papua serta memberikan kesempatan kepada penduduk asli . Karena itu, salah satu bukti konkrit dari kebijakan Otsus oleh Pemerintah Pusat adalah peningkatan dana pembangunan, yang secara signifikan meningkat dari tahun ke tahun bahkan terbesar dari semua daerah di Indonesia.

Sebab peningkatan ini pada satu sisi dapat mendorong percepatan pembangunan daerah tetapi di sisi lain juga mendorong terhadap masifnya eksploitasi sumber daya alam daerah. Karena apabila tidak direncanakan dengan baik, justru akan berdampak pada pemborosan dana pembangunan sekaligus terjadinya perusakan terhadap lingkungan. Hal ini bisa kita lihat, bahwa pengorbanan sumber daya alam kita yang besar justru sangat merugikan masyarakat, dimana masyarakat tidak meningkatkan kualitas dan kesejahteraannya, tetapi sumber daya alamnya terancam habis dan tentunya mengancam keberlanjutan pembangunan Papua, akunya.

Dengan adanya latar belakang itu, Gubernur mengajak semua pihak agar mampu mereorientasi kembali terhadap langkah-langkah yang dilaksanakan melalui RTRW, RPJPD, maupun Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) karena bukanlah satu kewajiban dan rutinitas semata. Dengan demikian, kita dapat mewujudkan pembangunan berkelanjutan di Papua, yakni dengan meningkatkan kualitas hidup masyarakat tanpa mengorbankan kepentingan generasi mendatang. Sebab sangat penting peningkatan kualitas hidup seluruh rakyat setinggi-tingginya dan secara adil dan merata, dengan meningkatkan kualitas alam kita, paparnya.

Sementara menyinggung tentang pelaksanaan workshop, Gubernur menyambut baik kegiatan itu. Menurut pandangannya bahwa kegiatan workshop sangat strategis karena diharapkan mampu mewujudkan kesadaran bersama untuk mereorientasi tujuan pembangunan, dalam upaya perwujudan pembangunan berkelanjutan di Papua. Dimana seluruh orang Papua dan penduduk Papua kedepan bisa menikmati pendidikan, kesehatan, gizi, harapan hidup dan kehidupan yang bermutu.

 

 

 

sumber : papua.go.id

line 7......